Header Ads

Penyebab Nyeri Saat Haid Dan Cara Mengatasinya

Penyebab nyeri saat haid dan cara mengatasinya - Kadang saat haid atau menstruasi tiba, kita sebagai wanita mengalami yang namanya rasa nyeri yang sangat, rasanya perut seperti diperas. Apa yang menyebabkan rasa nyeri saat haid atau menstruasi itu? Nyeri saat haid memang sangat mengganggu, haid merupakan salah satu perubahan kondisi yang mutlak dialami setiap wanita menginjak masa puber.

Nyeri saat haid atau dismenorea biasanya sering dialami oleh wanita muda. Rasa nyeri tersebut disebabkan karena adanya kontraksi dinding uterus yang secara umum sering terjadi di area perut bawah sampai menyebar ke area pinggang, punggung belakang, bahkan sampai paha. Kondisi seperti ini biasanga akan terasa pada hari pertama sampai hari ke tiga masa haid atau menstruasi.

Mengatasi Nyeri Haid

Sebab Nyeri Saat Haid Dan Cara Mengatasinya

Ladies, perlu Anda ketahui, meskipun para wanita mengalami menstulasi, tetapi rasa sakit yang diderita mereka berbeda-beda. Seperti gejala sakit ringan sampai berat yang dapat mengganggu kenyamanaan mereka untuk melakukan aktifitas.

Nah, apabila rasa nyeri tersebut sangat berat sampai mengganggu aktifitas Anda, maka kondisi ini disebut dengan Dismenorea. Dismenorea sendiri terbagi dalam dua bagian yaitu dismenorea primer dan dismenorea sekunder. Untuk lebih jelasnya mari simak uraian penjelasan berikut ini.

Dismenorea terbagi menjadi 2 bagian, diantaranya sebagai berikut :
  1. Dismenorea Primer
  2. Merupakan gejala atau perubahan yang terjadi sejak haid pertama, tetapi akan pulih secara sendiri seiring berjalannya waktu, sampai hormon menjadi stabil kembali. Rasa nyeri tipe ini adalah kondisi normal yang tidak membahayakan kesehatan, karena kondisi ini terjadi secara murni yang disebabkan adanya kontraksi otot rahim saat menstulasi dari hormon yang bernama prostaglandin.

  3. Dismenorea sekunder
  4. Merupakan kondisi perubahan hormon yang timbul di kemudian hari setelah masa menstulasi pertama dan berlangsung lebih dari 3 sampai 4 hari. Gejala yang di rasakan seperti mual, muntah ataupun diare. Dismenorea tipe ini disebabkan karena adanya beberapa penyakit ataupun kelain seperti adanya infeksi rahim, kista atau polip dll.
Perlu Anda ketahui ya ladies, ternyata ada beberapa jenis penyakit yang menyebabkan timbulnya keluhan atau rasa nyeri saat menstulasi diantaranya yaitu :
  • Endometriosis
  • Yaitu pertumbuhan kelenjar edometrium serta stroma yang berasal dari rahim. Penyakit ini tumbuh di luar permukaan rahim berespon terhadap siklus menstruasi. Rasa sakit ini timbul karena lapisan disekitarnya akan meradang serta terjadi pembengkan yang menyebabkan rasa nyeri haid yang amat sangat.

  • Penyakit Radang Panggul
  • Yaitu suatu penyakit yang diakibatkan karena adanya bakteri yang berasal dari uterus yang mampu menyebar dan menginfeksi sistem organ reproduksi.

  • Stenosis Serviks
  • Yaitu kondisi dimana terjadinya penyempitan pada leher rahim, terjadinya kondisi atau gangguan ini dikarenakan adanya jaringan parut.

  • Tumor (fibroids)

Jadi selama rasa nyeri ini bersifat primer, berarti kondisi ini normal dan tidak terpengaruh karena adanya gangguan kesehatan. Namun jika rasanya nyeri tersebut berlangsung selama lebih dari 2 sampai 3 hari dengan rasa yang sangat mengganggu, terlebih dengan disertai seperti rasa mual, pusing, bahkan muntah, maka bisa jadi hal ini dampak dari adanya keluhan atau masalah kesehatan yang mendasar. Dengan demikian berarti Anda membutuhkan kejelasan dengan memeriksaakannya langsung pada dokter, melakukan USG atau papsmire yang bertujuan untuk mendapatkan penanganan sedini mungkin.

Cara sederhana lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan olahraga ringan, cukupi kebutan cairan, konsumsi makanan yang sehat, istirahat yang cukup, serta hindari konsumsi makanan tertentu juga dapat mengatasi rasa nyeri saat haid.

Demikian artikel sederhana yang membahas mengenai penyebab nyeri saat haid dan cara mengatasinya. Semoga informasinya dapat bermanfaat bagi pembaca terutama kalian ya ladies, agar lebih tanggap dalam menghadapai keluhan saat seda haid atau menstruasi. Terima kasih atas perhatian serta waktu luang yang telah berkenan membacanya sampai tuntas.

No comments

Theme images by enjoynz. Powered by Blogger.